Follow us on Facebook

Umar Tidak Tahu, Tetapi RabbNya Pasti Tahu

Umar Tidak Tahu, Tetapi RabbNya Pasti Tahu


Sahabat Ashab,- Kisah yang disebutkan dalam sirah Umar bin Abdil-Azis (Juz 1, hlm 23). Yaitu kisah Amirul-Mukminin Umar bin Khaththab radhiallahu ‘anhu dengan seorang wanita. Tatkala Khalifah Umar bin Khaththab radhiallahu ‘anhu memegang tampuk pemerintahan, beliau melarang mencampur susu dengan air.

Awal kisah, pada suatu malam Khalifah Umar bin Khaththab radhiallahu ‘anhu pergi ke daerah pinggiran kota Madinah. Untuk istirahat sejenak, bersandarlah beliau di tembok salah satu rumah. Terdengarlah oleh beliau suara seorang perempuan yang memerintahkan anak perempuannya untuk mencampur susu dengan air. Tetapi anak perempuan yang diperintahkan tersebut menolak dan berkata: “Bagaimana aku hendak mencampurkannya, sedangkan Khalifah Umar melarangnya?”

Mendengar jawaban anak perempuannya, maka sang ibu menimpalinya: “Umar tidak akan mengetahui.”

Mendengar ucapan tersebut, maka anaknya menjawab lagi: “Kalaupun Umar tidak mengetahui, tetapi Rabb-nya pasti mengetahui. Aku tidak akan pernah mau melakukannya. Dia telah melarangnya.”

Kata-kata anak wanita tersebut telah menghunjam ke dalam hati Umar. Sehingga pada pagi harinya, anaknya yang bernama ‘Ashim, beliau panggil untuk pergi ke rumah wanita tersebut. Diceritakanlah ciri-ciri anak tersebut dan tempat tinggalnya, dan beliau berkata: “Pergilah, wahai anakku dan nikahilah anak tersebut,” maka menikahlah ‘Ashim dengan wanita tersebut, dan lahirlah seorang anak perempuan, yang darinya kelak akan lahir Khalifah Umar bin Abdil Aziz.

Pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah tersebut ialah sebagai berikut:

– Kesungguhan salaf dalam mendidik anak-anak mereka.

– Selalu menanamkan sifat muraqabah, yaitu selalu merasa diawasi oleh Allah Azza wa Jalla, baik ketika sendiri atau ketika bersama orang lain.

– Tidak meresa segan untuk memberikan nasihat kepada orang tua.

– Memilihkan suami yang shalih atau istri yang shalihah bagi anak-anaknya.

Penggalan kisah ini hanya sekadar contoh, bagaimana cara kita mengambil pelajaran berharga dari sebuah kisah, kemudian menanamkannya pada anak-anak kita, dan masih banyak contoh lainnya, baik di dalam Al-Qur`an maupun Al-Hadits yang bisa digali dan jadikan sebagai kisah-kisah yang layak dituturkan kepada anak-anak kita.

Penulis: Ustadz Abu Sa’ad Muhammad Nurhuda
Disalin dari Majalah As-Sunnah Edisi 04/Tahun XI/1428H/2007M Judul: Memilihkan Kisah yang Mendidik


Jangan Memiliki CINTA Yang TERTAWAN



Untukmu wahai Seorang Kawan...

Sebelum engkau melangkah dan memulai kisah hidup yang baru..

Jangan biarkan ada bekas kisah lama yang tak usai...

Kalau memang ada, maka akhirilah kisah itu dengan indah...

Karena menjadi tawanan cinta itu melelahkan, bagimu dan juga baginya..

Kau boleh berkata, "Aku tidak apa-apa", "Aku baik-baik saja", "Demi sahabat aku ikhlas", "Cinta tak harus memiliki", "Bahagiamu bahagiaku juga..."

Tapi takdir cinta tak bisa didusta...

Cinta itu ibadah, dan tak ada kata itsar dalam ibadah...

Cinta bukan liontin hati yang bisa kau hadiahkan, tapi karunia Allah yang harus kau perjuangkan...

Mendekatlah wahai sahabat, dengarkan bisikku...!!!

Bila kau cinta, nyatakan dan halalkan...
Berjuanglah hingga akad suci terucap...
Karena tak ada bahagia bagi cinta yang tertawan...
Kecuali bila SANG PEMILIK CINTA merahmatimu...
         (Ustadz Aan Chandra Thalib)

UntukMu Akhi, Laki-Laki, Kaum Adam yang Kelak Menjadi Imam

UntukMu Akhi, Laki-Laki, Kaum Adam yang Kelak Menjadi Imam

Pahamilah, perempuan memang pandai menyimpan rasa suka namun sangat jarang yg berani mengungkapkannya. Maka perhatianmu bisa saja menghancurkan pertahanan diri dari perasaan aneh yg dia bangun begitu lama. 

ini pesan untuk kalian para akhi, laki-laki, kaum adam yang kelak jadi seorang imam dari wanita, perempuan yang kelak jadi seorang istri.

Untukmu Akhi. 

Mengertilah saat kamu ingin berkenalan dengan seorang perempuan lalu ia nampak sangat tegas bahkan nyaris terasa galak dan sombong, mungkin saat itu dia tengah berusaha menjaga dirinya dengan tidak bermudah-mudah komunikasi denganmu meski hanya via chat sosial media.

Untukmu Laki-Laki.

Mengertilah saat kamu sedang berbicara dengan perempuan kemudian dia hanya tertunduk mendengarmu berbicara dan bahkan memegang hpnya terus menerus, mungkin saat itu dia tengah berusaha membantumu menjaga pandangan dengan tidak memandangnya. Kamu tahu kan bahanya pandangan mata itu? 


Untukmu Kaum Adam.

Mengertilah saat kamu berusaha menciptakan suasana hangat dengan mengajak seorang perempuan untuk bertemu tapi ia enggan walau bukan hanya berdua, mungkin saja dia tengah berusaha menjaga dirinya dan dirimu. Berusaha agar tidak jatuh hati pada waktu dan saat yang tidak tepat. 

Untukmu yang Kelak Menjadi Imam

Mengertilah saat kamu memang hanya berniat berbaik hati pada perempuan, tapi dia kemudian menolak kebaikanmu bahkan setelahnya malah menjauhimu, mungkin saja dia tengah berusaha menjaga hatinya agar tak timbul perasaan suka padamu yang baik hatinya. 

Pahamilah, perempuan memang pandai menyimpan rasa suka namun sangat jarang yg berani mengungkapkannya. Maka perhatianmu bisa saja menghancurkan pertahanan diri dari perasaan aneh yg dia bangun begitu lama. 

Note:
Jangan mendekati bila tak serius menghalalkan. 
Jangan mengumbar perhatian bila memang tak ada perasaan. 
Jangan ajak ketemuan bila tak bawa keluarga sekalian. 

—————————————
Form @aayufuji

7 Singkatan Unik Kata WANITA

Girl Always Right
Ungkapan itu memang benar.
Wanita itu tidak hanya selalu benar, tapi juga selalu menang banya...

Ini 7 singkatan unik dari kata "wanita" yang bikin wanita selalu benar dan menang banyak

W anita itu minta dimengerti
A kan tetapi tak jelas tentang apa
N ah pokoknya dimengerti !!!
I nilah pusingnya seorang pria
T erkadang ia manyun sekali
A khirnya si pria pura-pura mengerti

Wanita itu ingin selalu dimengerti, ingin dipahami tentang dirinya. Ingin dipahami tentang perasaannya. Namun anehnya, kadang ia tak menjelaskan secara jelas apa yang ingin dimengerti oleh orang lain. Pokoknya ya dimengerti, jika kita bertanya malah dijawab dengan manyun "Kenapa Kamu tidak juga bisa ngerti". Hehehe itulah uniknya, akhirnya mungkin kita pura-pura mengerti padahal tidak mengerti.

W anita suka diam
A kan tetapi bukan
diam tak bicara
N amun pinter sembunyikan hatinya
I nilah yang buat pria sulit menerka
T entang apa yang ia rasa
A khirnya si pria sok tahu jadinya

Wanita itu memang terkenal pendiam tentang perasaan. Mereka punya rasa malu yang lebih besar daripada seorang laki-laki. Kalau laki-laki dengan mudahnya suka merayu, wanita sebaliknya. Kalau laki-laki bisa dengan penuh berani suka ungkapkan perasaannya, maka wanita terkesan hanya memberikan kode-kode. Itupun sering kali kode-kode yang sangat samar. Hasilnya, ya seorang pria hanya bisa menerka-nerka, dan itu pun sering salah.

W anita itu indah sekali
A nggun buat dunia terhiasi
N  amun ada juga yang lupa indahnya
I a malah mengumbar cantiknya
T entu buat pria mabuk jadinya
A h terus ini salah siapa

Wanita itu memanglah makhluk yang sangat indah, mungkin adalah diantara ciptaan Allah yang terindah. Ia begitu istimewa sekali, sosoknya begitu menawan dengan berbagai kelebihan dan kekuranngannya. Namun tak jarang, ada wanita yang malah mengumbar kecantikannya. Tak menempatkannya sesuai aturan Pencipta, hingga tak dipungkiri banyak pria yang termabukan oleh godaan keindahannya.

W anita itu terkadang cuek
A h ya sering juga sih
N amun bukan karena egois
I a hanya ingin menjaga diri
T entu ia akan tersenyum kok
A dalah ketika kamu pantas disenyumi

Sering kali wanita itu terkesan cuek, ia malah terkadang terkesan judes dan galak. Judesnya membuat kita terheran-heran, galaknya membuat kita ketakutan. Memang ia punya seperti itu, namun untuk menjaga dirinya. Menandakan ia bukan wanita murahan, mudah digombali dan dirayu. Ia mau ternyum jika kamu memang orang yang baik padanya.

W anita itu terkadang galak
A da yang lebih garang dari macan
N amun hatinya sebenarnya lembut
I a hanya inging kamu jangan nakal
T ak ganggu atau jailin ia
A danya ia ingin kamu hargainya

Apakah kamu pernah digalaki wanita? Pernah dimarahi si dia ? entah masalahnya apa. Namun serem juga, ia nampak garang dibalik kelembutannya. Mungkin saat itu kamu nakal kepadanya, atau kamu malah menjaili dia. Mungkin juga dengan sengaja ngerjain dia, atau membuatnya terluka dan sakit hati. Kamu memang harus selalu hargainya, agar senyum lembutnya tidak berubah menjadi sepeti galaknya macan.

W anita itu memang aneh
A da ia bilang tidak apa-apa
N amun masih cemberut mukanya
I a malah manyun dengan imutnya
T ak khayal jadi bingung melihatnya 
A h lalu harus bagaimana ?

Sifat yang sering membuat kita bingung adalah ketika ia bilang tidak apa-apa, namun sebenarnya ia tidak kenapa-kenapa. Ia ingin orang lain berfikir dahulu sebelum bertanya, dan mencoba memahami yang ia rasa. Perasaan ingin mengerti seberapa jauh orang lain mampu memahaminya. Jika kita bertanya, ia malah manyun dengan begitu imutnya. Tentu kita jadi bingung harus berbuat apa.

W anita itu ingin diperhatiin
A gar selalu dipeduliin
N amun jangan keterlalulan
I a tak ingin dengan formalitas
T entu ia butuh rasa ikhlas 
A h bingung kan? maunya seeperti apa

Wanita memang ingin selalu diperhatikan, namun tidak harus dengan seposesif mungkin. Ia malah membenci itu, seolah terkekang dengan perhatian yang berlebih. Selayaknya aja, perhatian ya perhatian. Tidak tiap detik bertanya, seperti anak kecil yang tak bosan bertanya kenapa permen itu manis. hehehe. Perhatian-perhatian yang bermanfaat yang dibutuhkan, untuk membuat ia senyum dengan begitu manisnya.

Hargailah HijrahKu

Hargailah HijrahKu


Aku memang tak sebaik yang kau katakan. Aku memang tak secantik yang kau pandang . .

Pakaian ku memang tak sebagus pakaian yang kau gunakan
Dan aku memang bukan muslimah yang begitu ahli dibidang dakwah.

Tapi, aku juga tak seburuk yang kau pikirkan
Aku hanya muslimah biasa yang sedang berhijrah.
Jangan kau hakimi hijrah ku ini.
Jangan kau hujat aku karena satu kesalahan
Karena aku muslimah yang tak jauh dari khilaf, dosa, dan kesalahan .

Kau tak pernah tau saat aku berjuang untuk memperbaiki diri ini.
Aku mengemis dalam doaku,
Agar hijrahku Ridho di hadapanNya.
Dan sebuah air mata dalam penyesalan.

Berhijrah tak semudah seperti kau membalikkan telapak tangan .
Tak semudah saat kau hakimi aku.
Karena hijrah adalah suatu proses perubahan kearah yang lebih baik.

Hargailah hijrahku......
Jangan kau hakimi hijrahku ini,
dengan segala perubahan yang sudah aku lakukan

Kau yang paham tentang hijrah ini,
dengan mudahnya kau hina aku yang kau nilai dengan sebelah matamu

Memang jalan menuju syurga tidaklah semudah jalan menuju neraka.
Karena itu, liku-liku hidup ini penuh dengan cobaan yang harus di hadapi dengan ketabahan hati.

Aku hanya manusia yang hina, dan penuh dosa.
Namun, pantaskah aku si pendosa dan hina ini,
mendambakan syurga yang sungguh indah yang tak pernah terduga?

Aku tak peduli,
Bagaimana pandangan mereka terhadap hijrahku ini,
Aku tak peduli,
Bagaimana penilaian mereka terhadap hijrahku ini.
Terserah apa kata mereka.

Semua aku serahkan kepada Allah.
Aku hanya berharap pandangan Allah terhadap diriku ini.
Dan aku juga tidak ingin pujian sana sini yang membuat diri ku menjadi bangga atas hijrah ini.

Ya Allah.....
Jauhkan aku dari sifat ujub,
Semoga tetap semangat dalam perbaikan diri.
Allahumma Aamiin.

Silahkan like and share jika dirasa bermanfaat....

src: https://plus.google.com/+Najlanajwa/posts/XdNdFuCFQ8X

ADA APA DENGAN CINTA?



Jangan salahkan cinta.
Bila engkau tidak sanggup menjaga, jangan gores hati itu dengan luka.
Biarkan dia terjaga, hingga sebuah bahtera menjemput satukan dia dan jodoh dari tuhan.

Wahai kau yang di hatinya tertanam benih cinta, janganlah salahkan cinta yang tumbuh di sana. Dia hanya sebuah rasa yang dititipkan Tuhannya agar engkau dapat merasakan betapa indahnya hidup bersama, betapa indahnya karunia DIA, betapa indahnya bisa bersua dengan semesta.

Wahai kau yang di hatinya tersemai benih cinta, jagalah dia seperti engkau menjaga dirimu. Jangan abaikan dia atau mengotorinya dengan hal-hal yang kau sendiri tak suka. Meski dia hanya sebuah rasa, dia adalah penghubung antara kamu dan inginmu. Bayangkan bila tanpa cinta, masihkah kau berhasrat untuk ini itu menurut kesukaanmu?

Wahai kau yang di hatinya bermekaran bunga-bunga cinta, jagalah dia sekuat kau bisa. Bila nanti hatimu terluka, jangan salahkan dia yang bernama cinta. Dia hanya sebuah ujian yang Allah titipkan untuk membersamai perjalanan hidupmu. Karena itu, jangan kau salahkan dia yang bernama cinta.

Jagalah hati agar nafsu itu tidak mengotori bunga-bunga cinta; agar dia tidak membuat hatimu terluka setelah mengatasnamakan cinta.

Jagalah dia sampai bahtera itu menjemput dirimu, dengan jodoh yang sudah Allah gariskan. Jangan salahkan cinta. Salahkan dirimu kenapa bisa mempermainkan dia. Kenapa nafsu harus mengotori cinta suci itu. 

Resource : 
https://plus.google.com/+Najlanajwa/posts/K4B8bQ1Lvsi

UntukMU Ibu, Maaf Untuk Kata Yang Tak Terucap


Ibu merupakan sosok yang patut kita banggakan. selain itu beliau sudah mengorbankan banyak hal demi kita bahkan sampai nyawa menjadi taruhan. nah begitu besar apa yang ibu lakukan kepada kita, dan kasih sayang beliau tak akan pernah habis.

Kata Kata Doa Bijak Ibu Tersayang - sering kali ibu memberikan apa yang terbaik untuk anaknya, ibu selalu memberikan doa-doa terindah untuk Anaknya, beliau menginginkan anaknya sukses dan menjadi anak yang baik ketika dewasa kelak. nah semua sudah ibu berikan apaun yang terbaik untuk anaknya, lantas apa yang sudah kita berikan kepada beliau? apakah balasanya? atau mungkin malah kamu mengecewakan sang ibu ? mulai sekarang kamu jangan begitu, renungkan hal-hal yang membuat kamu merasa bersalah dengan ibu, dan kalau bisa Bahagiakan beliau selagi masih hidup. dan jangan pernah kamu menyesal dikemudian hari.

Nah, buat kamu yang rindu dan kangen sama ibu berikut akan admin berikan Kata Kata Mutiara Indah untuk Ibu Tercinta :

Ibu aku masih bisa melihat senyummu, kurang lebih, hampir sama seperti senyummu dulu,
Kau berikan ribuan kasihmu kau selalu terjaga disaat ku sakit kau curahkan cintakasihmu kau timang aku hingga ku terlelap ibu....
Aku iba kini.. Ketika ku sadari aku tak mampu apa-apa untuk ibu
Walaupun Aku tidak Dekat dnganMU,tetapi Doaku Slalu Dekat DenganMU..
mendengar doa ibu aku lumpuh kata, dada tercekat, bibir bungkam tak bisa bicara. Betapa mulianya ibu
meskipun engkau diam seribu basa, tapi sorot matamu mengungkap rasa haru dan keterkejutanmu.
Ya Allah! Sesungguhnya ibuku dalam tanggunganMu dan tali perlindunganMu
ibu menangis ketika aku mendapat kesusahan ibu menangis ketika aku bahagia
ibu memberi pelajaran keadilan dengan kasih sayang
Kasihku takkan putus terhadapmu selamanya I love you ibu
Ketika ku mulai belajar merangkak, engkau dgn sabar menjaga Ketika ku mulai blajar berbicara, engkau dgn sabar mengenalkan bahasa tutur kata
Maaf anak ku , aku semakin tua Ketika lututku mulai melemah, aku harap kamu memiliki kesabaran untuk membantu ku bangun,
Kasihmu… sayangmu… selalu kau berikan padaku… Kau banting tulangmu… kau peras keringatmu… Namun kau selalu berusaha tersenyum didepanku
senyuman ibu bisa menghapus semua kesedihan ku
Ketika ibu sakit...di mana tangan anak yang ibu harapkan dapat merawat kesakitan ibu?
Mother ... I'm sorry, as your son I can not completely happy.
Akan ku Coba merangkai seluruh waktuku yang tersisa Untuk memberi hari-hari bahagia untukmu ibu,
Kaulah ibuku cinta kasihku Terima kasihku takkan pernah terhenti Kau bagai matahari yang selalu bersinar Sinari hidupku dengan kehangatanmu
Ibu… Sebagai seorang anak, baktiku hanya di detik-detik terakhir sebelum kau diistirahatkan di tempat tidurmu yang abadi
Segamit memori ku kenangi, Setulus kasih ku dambai, Potret wajahmu ku tatapi, Sebuah kehilangan yang tiada ganti. khas buat ibu tersayang
Aku masih ingat dan akan terus ingat sehingga akhir hayat dulu engkau banyak menderita ibu
ibu izinkanlah kami menjadi anak yang berbakti kepadamu anak yang tak melupakan kasih sayang mu
Biarpun kepahitan yang telah engkau rasakan Tidakpun kau merasa jemu Mengasuh dan mendidik kami
aku tidak tahu siapa aku tanpa kamu Aku bahkan tidak tahu apa yang salah dari benar Kau selalu menjadi bagian dari diriku
malikat di dunia ku adalah ibuku
Ibu… Jangan benci kami jika kami membuatmu menangis.
Ibu Ternyata hari itu adalah hari terakhir kita bergembira,tertawa bersama..Kau tinggalkan kenangan yg tak akan aku lupakan sampai kapan pun
Anak ku... Ketika aku semakin tua, aku harap kamu memahami & memiliki kesabaran untukku
setiap hari kamu bangun pagi ibu berlomba dengan terbitnya matahari demi mencari sesuap nasi demi anakmu ini, Terima Kasih Ibu.

8 PINTU SURGA MEMANGGIL ABU BAKAR


  8 PINTU SURGA MEMANGGIL ABU BAKAR

Setiap orang tahu, kehidupan dunia ini hanyalah sementara. Walaupun.. tidak setiap orang menyadarinya. Akhir hayat yang indah selalu jadi dambaan. Walaupun.. yang mendambakan kadang tidak mengusahakan. Dan kita semua menginginkan surge. Tahukah Anda bagaimana gambaran surga itu?

Surga selalu jadi cerita indah. Penghuninya duduk-duduk di dipan bertahtakan emas. Bertelekan berpandangan dengan kekasih. Mereka dilayani anak-anak muda; membawa gelas, cerek, dan minuman dari sungai-sungainya. Buah-buahannya landai mendekat. Daging-daging jadi hidangan lezat untuk disantap. Kekasih mereka adalah bidadari yang terjaga. Bagaikan intan dan mutiara. Usia bidadari itu sebaya dan penuh cinta. Di dunia manusia lelah dengan pertengkaran dan keributan. Alangkah damainya surga, karena para penghuninya tidak pernah mendengar ucapan yang sia-sia. Tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa.

Di surga, ada pohon bidara tak berduri. Dan pohon pisang yang buahnya tersusun rapi. Ada naungan yang terbentang luas. Ada aliran sungai yang tercurah. Buah-buahannya banyak, tidak terhenti, tidak mengenal musim. Kasur-kasurnya tebal lagi empuk. Itulah balasan bagi mereka golongan kanan. Mereka yang berbuat kebajikan semasa hidup di dunia.(1)

Aah.. betapa indahnya surga.. Mudah-mudahan Allah anugerahkan kita untuk memasukinya.

Surga yang indah dan damai itu memiliki delapan pintu. Nabi kita ﷺ telah mengabarkan tentang hal itu.

عن عبادة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: “مَنْ قَالَ: أَشْهَدُ أَنّ لاَ إِلَهَ إِلاّ الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، وَأَنّ مُحَمّدا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، وَأَنّ عِيسَىَ عَبْدُ اللّهِ وَابْنُ أَمَتِهِ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ، وَأَنّ الْجَنّةَ حَقّ، وَأَنّ النّارَ حَقّ، أَدْخَلَهُ الله مِنْ أَيّ أَبْوَابِ الْجَنّةِ الثّمَانِيَةِ شَاءَ”.

Dari Ubadah, Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa yang bersaksi tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan tiada sekutu bagi-Nya, Muhammad adalah hamba dan utusan Allah, Isa adalah hamba Allah dan anak dari ibunya (Maryam), ia adalah kalimat dan Ruh dari-Nya yang Dia sampaikan kepada Maryam, bersaksi bahwa surga benar adanya, dan neraka benar adanya, maka Allah akan masukkan dia dari delapan pintu surga yang mana saja yang Dia kehendaki.” (HR. Bukhari).

Apa Saja Delapan Pintu Itu?

Delapan pintu surga itu adalah: (1) Pintu Shalat, (2) Pintu Sedekah, (3) Pintu Jihad, (4) Pintu Rayyan, (5) Pintu al-Ayman, (6) Pintu al-Kazhimina al-Ghaizha wa al-Afina ‘an an-Nas. Mengenai pintu sisanya para ulama berbeda pendapat. Pendapat-pendapat mereka didasarkan pada isyarat dari nash syariat. Yaitu: Pintu Taubat, Pintu Dzikir, Pintu Ridha, Pintu Ilmu, atau Pintu Haji.

Setiap pintu ini akan memanggil orang-orang yang memiliki keistimewaan dalam amalan tersebut. Barangsiapa yang banyak melaksanakan shalat, selain yang wajib, maka pintu shalat akan memanggilnya. Demikian juga dengan pintu-pintu yang lain. Hanya orang-orang yang amalannya istimewa dan luar biasa yang akan dipanggil dari pintu-pintu tersebut.

Dalil dari nama-nama pintu tersebut adalah sabda Nabi ﷺ:

Nama pintu pertama sampai yang keempat terdapat dalam hadits:

عن أبي هريرة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: من أنفق زوجين في سبيل الله نودي من أي أبواب الجنة يا عبد الله هذا خير، فمن كان من أهل الصلاة دعي من باب الصلاة، ومن كان من أهل الجهاد دعي من باب الجهاد، ومن كان من أهل الصيام دعي من باب الريان، ومن كان من أهل الصدقة دعي من باب الصدقة.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa yang menginfakkan hartanya di jalan Allah, niscaya ia akan dipanggil dari pintu-pintu surga: ‘Wahai hamba Allah, ini adalah kebaikan. Barangsiapa termasuk orang yang giat mengerjakan shalat, ia akan dipanggil dari pintu shalat. Barangsiapa termasuk orang yang berjihad, ia akan dipanggil dari pintu jihad. Barangsiapa termasuk orang yang rajin berpuasa, ia akan dipanggil dari pintu ar-Rayyaan. Dan barangsiapa termasuk orang yang gemar bershadaqah, maka ia akan dipanggil dari pintu shadaqah”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Setelah sepakat dengan nama-nama empat pintu surga di atas, para ulama berbeda pendapat tentang nama-nama berikutnya

Nama pintu kelima terdapat dalam hadits:

عن أبي هريرة في حديث شفاعة النبي صلى الله عليه وسلم وفيه: فيقال: يا محمد أدخل الجنة من أمتك من لا حساب عليه من باب الأيمن من أبواب الجنة، وهم شركاء الناس فيما سوى ذلك من الأبواب.

Dari Abu Hurairah, dalam hadits tentang syafaat Nabi ﷺ dikatakan, “Wahai Muhammad, suruhlah umatmu (yaitu) orang-orang yang tidak dihisab untuk masuk ke dalam surga melalui pintu al-Ayman yang merupakan di antara pintu-pintu surga. Sedangkan pintu-pintu yang lain adalah pintu surga bagi semua orang”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Nama pintu keenam terdapat dalam hadits:

عن الحسن مرسلاً: إن لله باباً في الجنة لا يدخله إلا من عفا عن مظلمة.

Dari al-Hasan secara mursal, “Sesungguhnya Allah memiliki sebuah pintu di surga, tidaklah yang masuk melaluinya kecuali orang-orang yang memaafkan kezaliman.” (HR. Ahmad).

Kemudian nama pintu berikutnya ada yang mengatakan adalah Pintu Haji dikarenakan haji termasuk ibadah yang agung dan bagian dari rukun Islam. Kemudian Pintu Dzikir atau Pintu Ilmu atau Pintu Taubat. Al-ilmu ‘indallah..

Delapan Pintu Surga Memanggil Abu Bakar

Tidak diragukan lagi, Abu Bakar adalah sahabat Nabi ﷺ yang paling mulia. Ia adalah manusia paling mulia setelah para nabi dan rasul. Umat Muhammad ﷺ yang paling dalam ilmunya, paling kuat tekadnya dalam berjihad, paling bertakwa, dan paling banyak amalannya.

Abu Bakar adalah orang yang paling banyak sedekahnya.

Dari Umar bin al-Khattab radhiallahu ‘anhu:

“Rasulullah ﷺ memerintahkan kami untuk bersedekah, maka kami pun melaksanakannya. Aku berkata: ‘Semoga hari ini aku bisa mengalahkan Abu Bakar’. Aku pun membawa setengah dari seluruh hartaku. Sampai Rasulullah ﷺ bertanya, ‘Wahai Umar, apa yang kau sisakan untuk keluargamu?’ Kujawab, ‘Semisal dengan ini’. Lalu Abu Bakar datang membawa seluruh hartanya. Rasulullah ﷺ lalu bertanya, ‘Wahai Abu Bakar, apa yang kau sisakan untuk keluargamu?’ Abu Bakar menjawab, ‘Ku tinggalkan bagi mereka, Allah dan Rasul-Nya’. Umar berkata, ‘Demi Allah, aku tidak akan bisa mengalahkan Abu Bakar selamanya’.” (HR. Tirmidzi).

Abu Bakar adalah orang yang dalam ilmunya dan teguh dalam berjihad. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, ia berkata,

“Ketika Nabi ﷺ wafat, dan Abu Bakar menggantikannya. Banyak orang yang kafir dari bangsa Arab. Umar berkata: ‘Wahai Abu Bakar, bisa-bisanya engkau memerangi manusia padahal Rasulullah ﷺ bersabda, aku diperintah untuk memerangi manusia sampai mereka mengucapkan laa ilaaha illallah. Barangsiapa yang mengucapkannya telah haram darah dan jiwanya, kecuali dengan hak (jalan yang benar). Adapun hisabnya diserahkan kepada Allah?’

Abu Bakar berkata, ‘Demi Allah akan kuperangi orang yang membedakan antara shalat dengan zakat. Karena zakat adalah hak Allah atas harta. Demi Allah jika ada orang yang enggan membayar zakat di masaku, padahal mereka menunaikannya di masa Rasulullah ﷺ, akan kuperangi dia’. Umar berkata, ‘Demi Allah, setelah itu tidaklah aku melihat kecuali Allah telah melapangkan dadanya untuk memerangi orang-orang tersebut, dan aku yakin ia di atas kebenaran’.” (HR. Bukhari dan Mulim).

Abu Bakar adalah seorang yang pemaaf. Diriwayatkan dari Abu Darda radhiallahu ‘anhu, ia berkata,

“Aku pernah duduk di sebelah Nabi ﷺ. Tiba-tiba datanglah Abu Bakar menghadap Nabi ﷺ sambil menjinjing ujung pakaiannya hingga terlihat lututnya. Nabi ﷺ berkata, ‘Sesungguhnya teman kalian ini sedang gundah’.

Lalu Abu Bakar berkata, “Wahai Rasulullah, antara aku dan Ibnul Khattab terjadi perselisihan, aku pun segera mendatanginya untuk meminta maaf, kumohon padanya agar memaafkan aku namun dia enggan memaafkanku, karena itu aku datang menghadapmu sekarang’.

Nabi ﷺ lalu berkata, ‘Semoga Allah mengampunimu wahai Abu Bakar (sebanyak tiga kali)’. Tak lama setelah itu Umar menyesal atas perbuatannya, dan mendatangi rumah Abu Bakar sambil bertanya, ‘Apakah di dalam ada Abu Bakar?’ Namun keluarganya menjawab, tidak. Umar segera mendatangi Rasulullah ﷺ. Sementara wajah Rasulullah ﷺ terlihat memerah karena marah, hingga Abu Bakar merasa kasihan kepada Umar dan memohon sambil duduk di atas kedua lututnya, ‘Wahai Rasulullah, demi Allah sebenarnya akulah yang bersalah (sebanyak dua kali)’. Maka Rasulullah ﷺ bersabda, ‘Sesungguhnya ketika aku diutus Allah kepada kalian, ketika itu kalian mengatakan, ‘Engkau pendusta wahai Muhammad’. Sementara Abu Bakar berkata, ‘Engkau benar wahai Muhammad’. Setelah itu dia membelaku dengan seluruh jiwa dan hartanya. Lalu apakah kalian tidak jera menyakiti sahabatku? (sebanyak dua kali)’. Setelah itu Abu Bakar tidak pernah disakiti’.” (HR. Bukhari).

Ketika mendengar Rasulullah ﷺ mengbarkan tentang pintu-pintu surga, Abu Bakar radhiallahu ‘anhu pun menanggapi, “Wahai Rasulullah, Tidaklah sulit bagi seseorang untuk dipanggil dari satu pintu itu. Adakah orang yang dipanggil dari semua pintu itu?”

Nabi ﷺ menjawab, “Ada. Dan aku berharap engkau termasuk dari mereka wahai Abu Bakar.” (HR. Bukhari, No. 3666).

Subhanallah… Abu Bakar mengganggap mudah bagi seseorang untuk dipanggil dari satu pintu surga. Beliau mengucapkan ini bukan karena sombong dan menganggap remeh. Namun itulah standar beliau. Menurut Abu Bakar, apabila seseorang hanya fokus pada satu amalan saja dalam mengisi hari-hari kehidupannya, maka itu adalah hal mudah. Seseorang yang fokus hanya memperbanyak ibadah shalat saja, atau sedekah saja, atau puasa saja. Itu adalah sesuatu yang ringan dalam pembagian waktunya menurut Abu Bakar. Sehingga beliau bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang yang lebih hebat lagi. Tentang yang lebih tinggi lagi kedudukannya. Dan ternyata beliau adalah orangnya. Nabi ﷺ langsung yang mengabarkan kepadanya.

Semoga Allah ﷻ mengumpulkan kita bersama Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya di surga kelak.

Ket:
(1) Gambaran surga yang terdapat dalam surat al-Waqi’ah

Sumber:
– Utsaimin, Muhammad bin Shaleh. 1433 H. Syarh Riyadush Shalihin. Riyadh: Madar al-Wathan li an-Nasyr.
– Asma Abwab al-Jannah wa Abwab an-Nar:http://fatwa.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=17317

Tiga Akar Dosa

Tiga Akar Dosa
Tiga Akar Dosa


Dalam kisah Al Quran tentang awal amanah ibadah dan pemakmuran pada insan, kita menemukan 3 akar ‪‎‬Dosa: Kesombongan, Ketamakan, & Dengki.

Kesombongan dimiliki Iblis, Ketamakan menyergap Adam dan Hawa, Hasad-Dengki menguasai salah satu putra mereka. Di ketiganya, berhulu Dosa.

Jika kita sebut bentuk-bentuk Dosa lain, hampir pasti mereka bisa diturut ke ketiga penyakit ini. Seakan yang lain itu hanya ekspresi.

Sombong, Tamak, dan Dengki adalah penyakit yang menyerang hati. Dari hati yang sakit itu, bermacam ekspresi durhaka dan nista terlahir.

Lihat Iblis: Kesombongan bertahta di hati yang enggan berkebaikan, lalu akalnya mencari pembenaran dengan merasa punya kelebihan.

Dari enggan berkebaikan, rasa sombong bermuara sikap menolak kebenaran dan meremehkan pihak lain. Sebelumnya, ia membunuh akal sehat.

Saking semangatnya unjuk kelebihan -yang itupun klaim subjektif-, Iblis lupa bahwa perintah sujud itu datang DARI Allah, bukan Adam.

Kita lalu tahu, sombong tak bersumber dari adanya kelebihan. Ia lahir di jiwa yang kerdil dan wawasan nan sempit. Ekspresi Dosa-nya luas.

Modal berangkuh-angkuh Sulaiman lebih banyak dari Fir’aun: kuasa atas tak cuma insan, tapi juga jin, angin, burung, dan segala hewan.

Tapi Sulaiman tetap rendah hati, bahkan pada semut dan Hud-hud. Dia insyaf karunia kekuasaan memabukkan itu ujian untuk bersyukur.

Sombong nan diidap Fir’aun, menjatuhkan dia ke dalam banyak Dosa lain, mengaku tuhan, memperbudak insan, membunuh, menipu, merusak,

Sombongnya Qarun membentuk sikap bakhil, lupa jasa insan lain, dewakan ilmu, egois, enggan mendengar masukan, bermegah-mewah

Kemanapun sombong menjangkit, ia lahirkan banyak Dosa sesuai kapasitas: kuasa maupun jelata, miskin ataupun kaya, bangsawan juga biasa.

Kian tinggi kekuasaan, kekayaan, dan kebangsawanan, makin luas bencana dan Dosa yang lahir dari kesombongan. Yang sebaliknya, makin konyol.

Akar Dosa yang selanjutnya adalah ketamakan ala Adam dan Hawa. Hidup di surga tetap membuat mereka tergoda tuk jadi malaikat atau abadi seperti yang dibisikkan syaithan jika mereka mau melanggar larangan.

Ketamakan dari kurangnya syukur dan suka membanding kekurangan diri dengan kelebihan pihak lain,semua Dosa insani bisa dirunut padanya.

Hampir semua Dosa yang dilahirkan ketamakan melanggar hak-hak pihak lain, baik itu di bidang syahwat harta, wanita, maupun tahta.

Tamak harta lahirkan Dosa, menipu, mencuri, merampok, korupsi, kikir, . Tamak akan wanita (juga pria), dan lahir semua kekejian.

Tamak akan kuasa juga melahirkan banyak kezhaliman, menjilat nan di atas, menyikut yang di samping, menginjak yang di bawah.

Akar Dosa yang ketiga adalah dengki. Putra Adam itu tak rela saudaranya mendapat karunia yang dianggap lebih baik dari jatah dirinya.

Dengki kadang memang berawal dari luka hati, tapi sering jua kurang syukurnya diri. Inilah Dosa yang paling menyengsarakan pelakunya.

Dengki: Dosa yang menyakiti sesama dengan kata-kata dan tindakan, menyakiti diri sendiri dengan prasangka, perasaan, fikiran, dan telaah.

Pendengki terluka, dia menenggak racun ke kerongkongannya sendiri. Lucunya, dia berharap orang lain lah yang mati karenanya.

Contoh pendengki sebab luka hati: Abdullah ibn Ubay, dia batal jadi raja sebab kedatangan Muhammad. Dari situ Dosa kemunafikan dahsyat.

Orang terluka memang sulit disikapi, reaksi mereka berlebihan. Jabat tangan dianggap menyakiti, ditolak lamaran merasa dikafirkan.

Tapi mereka sungguh rindu kasih tulus. Membalas kedengkiannya dengan setimpal hanya membuat Dosa mereka kian menjadi. Mari teladani Nabi :)

Dalam kadar lebih tinggi, dengki menuntun pemiliknya melenyapkan nikmat yang dikarunia pada mereka nan diiri, dengan segala cara.

Dengki menggelapkan mata, sehingga pemiliknya tega lakukan hal kejam, hina, keji, dan tercela. Putra Adam itu membunuh saudaranya.

Itulah Shalih(in+at) 3 akar Dosa: sombong, tamak, dengki. Ada jua induk dosa lain, syirik, dusta dan khamr yang digelari ibu kekejian.

Tapi pun jika dirunut hulunya dalam jiwa, 3 hal yang disebut awal (sombong, tamak, dengki) pasti berandil memicu dosa-dosa besar itu.

Ya Allah, sungguh kami telah zhalimi diri, sucikan hati kami dari sombong, tamak, dan dengki, akar dosa nan membuat kami merugi. Aamiin..
 
 
~ Salim A. Fillah ~

Beda Sikap Beda Hasil

              Beda Sikap Beda Hasil
Beda Sikap Beda Hasil



Suatu hari sebelum seorang ayah menghembuskan nafas terakhir, dia memberi pesan kepada kedua anaknya :

“Anakku, dua pesan penting yg ingin ayah sampaikan kepadamu untuk keberhasilan hidupmu.

Pertama: jangan pernah menagih piutang kepada siapapun.

Kedua: jangan pernah tubuhmu terkena terik matahari secara langsung”

5 tahun berlalu... sang ibu menengok anak sulungnya dg kondisi bisnisnya yg sangat memprihatinkan, ibu pun bertanya “Wahai anak sulungku kenapa kondisi bisnismu demikian?”

Si sulung menjawab : “Saya mengikuti pesan ayah bu… Saya dilarang menagih piutang kepada siapapun sehingga banyak piutang yg tidak dibayar dan lama-lama habislah modal saya.."

Pesan yang kedua ayah melarang saya terkena sinar matahari secara langsung dan saya hanya punya sepeda motor, itulah sebabnya pergi dan pulang kantor saya selalu naik taxi".

Kemudian sang ibu pergi ke tempat si bungsu yang keadaannya berbeda jauh. Si bungsu sukses menjalankan bisnisnya.
Sang ibu pun bertanya “Wahai anak bungsuku, hidupmu sedemikian beruntung, apa rahasianya…?”

Si bungsu menjawab : “Ini karena saya mengikuti pesan ayah bu.. Pesan yg pertama saya dilarang menagih piutang kepada siapapun. Oleh karena itu saya tidak pernah memberikan hutang kepada siapapun sehingga modal saya tetap utuh."

“Pesan kedua saya dilarang terkena sinar matahari secara langsung, maka dg motor yg saya punya saya selalu berangkat sebelum matahari terbit dan pulang setelah matahari terbenam, sehingga para pelanggan tahu toko saya buka lebih pagi dan tutup lebih sore”.

Perhatikan....

Si Sulung dan Si Bungsu menerima pesan yang SAMA, namun masing-masing memiliki penafsiran dan sudut pandang atau MINDSET berbeda. Mereka MELAKUKAN cara yg berbeda sehingga mendapatkan HASIL yg berbeda pula.

Saudaraku...
Hati2lah dg Mindset kita...
Mindset positif memberi hasil menakjubkan, sebaliknya mindset negatif memberikan hasil menghancurkan.

Selamat menggapai sukses, saudara-riku tercinta...!
😊💕

Email Newsletter

Write For Us

Sayidina Ali r.a:
 ”Ikatlah ilmu dengan menuliskannya.
Imam Syafii:
"bahwa bodoh orang yang memburu kijang liar di hutan, mendapatkan tapi tidak mengikatnya. Begitulah ilmu bila tidak ditulis."
Ashabul Kholifah:
"Ikatlah Kijang liarmu (ilmu) dengan Keyboardmu."
(just kidding)
Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS