Home » » Seperti Apakah Wanita Shalihah Itu???

Seperti Apakah Wanita Shalihah Itu???

Seperti Apakah Wanita Shalihah Itu???
Seperti Apakah Wanita Shalihah Itu???


adalah dengan basuhan air wudhu...

Merah bibirnya adalah memperbanyak dzikir kepada Allah di mana pun berada...

Celak matanya adalah memperbanyak bacaan Al Quran....

Sosok pribadinya begitu indah sehingga make up apa pun yang dipakainya akan memancarkan cahaya kemuliaan...


Bahkan, kalaupun ia polos tanpa make up sedikit pun, kecantikan jiwanya akan tetap terpancar dan menyejukan hati tiap-tiap orang di sekitarnya...

Wanita shalihah tidak mau kekayaan termahalnya berupa iman akan rontok..


Dia sangat memperhatikan kualitas kata-katanya..


Ia akan sangat menjaga setiap tutur katanya agar bernilai bagaikan untaian intan yang penuh makna dan bermutu tinggi...

Dia sadar betul bahwa kemuliaannya justru bersumber dari kemampuannya menjaga diri (iffah).


Wanita shalihah itu murah senyum, karena senyum sendiri adalah shadaqah..


Namun, tentu saja senyumnya proporsional. Tidak setiap laki-laki yang dijumpainya diberikan senyuman manis. I

ntinya, senyumnya adalah senyum ibadah yang ikhlas dan tidak menimbulkan fitnah bagi orang lain..

Bisa dibayangkan jika kaum wanita kerja keras berlatih senyum manis semata untuk meluluhkan hati laki-laki..

Wanita shalihah juga harus pintar dalam bergaul dengan siapapun.


 Dengan pergaulan itu ilmunya akan terus bertambah, sebab ia akan selalu mengambil hikmah dari orang-orang yang ia temui..


Kedekatannya kepada Allah semakin baik sehingga hal itu berbuah kebaikan bagi dirinya maupun orang lain..

Pendek kata, hubungan kemanusiaan dan taqarrub kepada Allah dilakukan dengan sebaik mungkin.

Ia juga selalu menjaga akhlaknya. Salah satu ciri bahwa imannya kuat adalah dari kemampuannya memelihara rasa malu..


Dengan adanya rasa malu, segala tutur kata dan tindak tanduknya akan selalu terkontrol. Tidak akan ia berbuat sesuatu yang menyimpang dari bimbingan Al Quran dan As Sunnah...

Dan tentu saja godaan setan bagi dirinya akan sangat kuat...

Jika ia tidak mampu melawan godaan tersebut, maka bisa jadi kualitas imannya berkurang..

Semakin kurang iman seseorang, maka makin kurang rasa malunya. Semakin kurang rasa malunya, maka makin buruk kualitas akhlaknya...




Saat mendapat keterbatasan fisik pada dirinya, wanita shalihah tidak akan pernah merasa kecewa dan sakit hati. Ia yakin bahwa kekecewaan adalah bagian dari sikap kufur nikmat...


Dia tidak akan merasa minder dengan keterbatasannya. Karena ia yakin betul bahwa Allah tidak akan pernah meleset memberikan karunia kepada hamba-Nya...

Makin ia menjaga kehormatan diri dan keluarganya, maka Allah akan memberikan karunia terbaik baginya di dunia dan di akhirat....  
loading...
Share this on your favourite network

0 comments:

Post a Comment

Email Newsletter

Write For Us

Sayidina Ali r.a:
 ”Ikatlah ilmu dengan menuliskannya.
Imam Syafii:
"bahwa bodoh orang yang memburu kijang liar di hutan, mendapatkan tapi tidak mengikatnya. Begitulah ilmu bila tidak ditulis."
Ashabul Kholifah:
"Ikatlah Kijang liarmu (ilmu) dengan Keyboardmu."
(just kidding)
Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS