Home » , » UntukMU Ibu, Maaf Untuk Kata Yang Tak Terucap

UntukMU Ibu, Maaf Untuk Kata Yang Tak Terucap


Ibu merupakan sosok yang patut kita banggakan. selain itu beliau sudah mengorbankan banyak hal demi kita bahkan sampai nyawa menjadi taruhan. nah begitu besar apa yang ibu lakukan kepada kita, dan kasih sayang beliau tak akan pernah habis.

Kata Kata Doa Bijak Ibu Tersayang - sering kali ibu memberikan apa yang terbaik untuk anaknya, ibu selalu memberikan doa-doa terindah untuk Anaknya, beliau menginginkan anaknya sukses dan menjadi anak yang baik ketika dewasa kelak. nah semua sudah ibu berikan apaun yang terbaik untuk anaknya, lantas apa yang sudah kita berikan kepada beliau? apakah balasanya? atau mungkin malah kamu mengecewakan sang ibu ? mulai sekarang kamu jangan begitu, renungkan hal-hal yang membuat kamu merasa bersalah dengan ibu, dan kalau bisa Bahagiakan beliau selagi masih hidup. dan jangan pernah kamu menyesal dikemudian hari.

Nah, buat kamu yang rindu dan kangen sama ibu berikut akan admin berikan Kata Kata Mutiara Indah untuk Ibu Tercinta :

Ibu aku masih bisa melihat senyummu, kurang lebih, hampir sama seperti senyummu dulu,
Kau berikan ribuan kasihmu kau selalu terjaga disaat ku sakit kau curahkan cintakasihmu kau timang aku hingga ku terlelap ibu....
Aku iba kini.. Ketika ku sadari aku tak mampu apa-apa untuk ibu
Walaupun Aku tidak Dekat dnganMU,tetapi Doaku Slalu Dekat DenganMU..
mendengar doa ibu aku lumpuh kata, dada tercekat, bibir bungkam tak bisa bicara. Betapa mulianya ibu
meskipun engkau diam seribu basa, tapi sorot matamu mengungkap rasa haru dan keterkejutanmu.
Ya Allah! Sesungguhnya ibuku dalam tanggunganMu dan tali perlindunganMu
ibu menangis ketika aku mendapat kesusahan ibu menangis ketika aku bahagia
ibu memberi pelajaran keadilan dengan kasih sayang
Kasihku takkan putus terhadapmu selamanya I love you ibu
Ketika ku mulai belajar merangkak, engkau dgn sabar menjaga Ketika ku mulai blajar berbicara, engkau dgn sabar mengenalkan bahasa tutur kata
Maaf anak ku , aku semakin tua Ketika lututku mulai melemah, aku harap kamu memiliki kesabaran untuk membantu ku bangun,
Kasihmu… sayangmu… selalu kau berikan padaku… Kau banting tulangmu… kau peras keringatmu… Namun kau selalu berusaha tersenyum didepanku
senyuman ibu bisa menghapus semua kesedihan ku
Ketika ibu sakit...di mana tangan anak yang ibu harapkan dapat merawat kesakitan ibu?
Mother ... I'm sorry, as your son I can not completely happy.
Akan ku Coba merangkai seluruh waktuku yang tersisa Untuk memberi hari-hari bahagia untukmu ibu,
Kaulah ibuku cinta kasihku Terima kasihku takkan pernah terhenti Kau bagai matahari yang selalu bersinar Sinari hidupku dengan kehangatanmu
Ibu… Sebagai seorang anak, baktiku hanya di detik-detik terakhir sebelum kau diistirahatkan di tempat tidurmu yang abadi
Segamit memori ku kenangi, Setulus kasih ku dambai, Potret wajahmu ku tatapi, Sebuah kehilangan yang tiada ganti. khas buat ibu tersayang
Aku masih ingat dan akan terus ingat sehingga akhir hayat dulu engkau banyak menderita ibu
ibu izinkanlah kami menjadi anak yang berbakti kepadamu anak yang tak melupakan kasih sayang mu
Biarpun kepahitan yang telah engkau rasakan Tidakpun kau merasa jemu Mengasuh dan mendidik kami
aku tidak tahu siapa aku tanpa kamu Aku bahkan tidak tahu apa yang salah dari benar Kau selalu menjadi bagian dari diriku
malikat di dunia ku adalah ibuku
Ibu… Jangan benci kami jika kami membuatmu menangis.
Ibu Ternyata hari itu adalah hari terakhir kita bergembira,tertawa bersama..Kau tinggalkan kenangan yg tak akan aku lupakan sampai kapan pun
Anak ku... Ketika aku semakin tua, aku harap kamu memahami & memiliki kesabaran untukku
setiap hari kamu bangun pagi ibu berlomba dengan terbitnya matahari demi mencari sesuap nasi demi anakmu ini, Terima Kasih Ibu.
Baca Juga:Berbakti Kepada Kedua Orang Tua Adalah Tugas Tiap Anak
Terimah kasih anda baru saja membaca artikel yang berjudul "UntukMu Ibu, Maaf Untuk Kata Yang Tidak Terucap". Semoga bermanfaat

Jangan Lupa LIKE dan SHARE jika dirasa bermanfaat
loading...
Share this on your favourite network

0 comments:

Post a Comment

Email Newsletter

Write For Us

Sayidina Ali r.a:
 ”Ikatlah ilmu dengan menuliskannya.
Imam Syafii:
"bahwa bodoh orang yang memburu kijang liar di hutan, mendapatkan tapi tidak mengikatnya. Begitulah ilmu bila tidak ditulis."
Ashabul Kholifah:
"Ikatlah Kijang liarmu (ilmu) dengan Keyboardmu."
(just kidding)
Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS