Home » » Tata Cara Shalat Istikharah

Tata Cara Shalat Istikharah

Tata Cara Shalat Istikharah

Shalat Istikharah,- Bismillah kali ini admin akan membahas tentang tata cara shalat istikharah, cara melafadkan niat shalat istikharah dalam bahasa arab dan Indonesia, do’a setelah shalat istikharah sesuai tuntutan Rasulullah SAW (do’a yang diajarkan oleh Rasulullah setelah mengerjakan shalat istikharah.

Life is choice begitu kata gaul dari negeri England, iya hidup adalah sebuah pilihan, dalam menjalani sebuah kehidupan pasti kita akan selalu dihadapkan dengan berbagai macam pilihan, baik pilihan yang mudah kita pilih sampai pilihan yang amat sulit kita pilih meski kita sudah minta saran dari orang terdekat kita.

Tunutunan Lengkap Tentang Shalat Istikharah, dari Bacaan  Niat sampai Do'a Selesai Shalat Istikharah

Didalam menjumpai pilihan yang sangat sulit untuk kita pilih, Rosulullah mengajarkan kepada kita agar kita melakukan shalat istikharah, memintak kepada Allah agar Allah memilihkan dengan piliihan terbaiknya untuk kita, karena Allah adalah zat sebaik-baik pemilih dan maha mengetahui segala sesuatu sebagaimana yang sudah difirmankan dalam Al-qur’an al-karim : 

وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَيَخْتَارُ مَا كَانَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ سُبْحَانَ اللَّهِ وَتَعَالَى عَمَّا يُشْرِكُونَ (68) وَرَبُّكَ يَعْلَمُ مَا تُكِنُّ صُدُورُهُمْ وَمَا يُعْلِنُونَ (69) وَهُوَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ لَهُ الْحَمْدُ فِي الْأُولَى وَالْآخِرَةِ وَلَهُ الْحُكْمُ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ – القصص : 68 – 70

“Dan Rabbmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya. Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka. Maha suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan (dengan Dia). Dan Tuhanmu mengetahui apa yang disembunyikan (dalam) dada mereka dan apa yang mereka nyatakan. Dan Dialah Allah, tidak ada Rabb (yang berhak disembah) melainkan Dia, bagi-Nyalah segala puji di dunia dan di akhirat, dan bagi-Nyalah segala penentuan dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan” [QS. al-Qashash: 68-70].

Allah menyuruh kepada hamba-hambanya untuk selalu memintak pertolongan tatkala menjumpai kesulitan dalam mengarungi kehidupan ini, insya Allah dengan selalu meminta pertolongan Allah akan selalu memberi petunjuknya, dan sebaik-baik cara untuk memintak pertolongan kepada Allah adalah dengan cara mendirikan sholat.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ – البقرة : 153
“Hai orang-orang yang beriman, Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar” [QS. al-Baqarah: 153].

Cara terbaik untuk memintak pertolongan kepada Allah adalah dengan shalat, oleh karena itu baginda Rosulullah mengajarkan kepada kita tatkala kita mejumpai sebuah pilihan yang sulit agar kita mendirikan sholat, dan shalat untuk menentukan sebuah pilihan yang sulit desebut shalat istikharah.

Shalat Istikharah adalah shalat sunah yang dikerjakan karena ingin mendapatkan  jawaban dari Allah dari pilihan-pilihan yang sulit untuk dipilih bagi seorang hamba, ingin mendapatkan jawaban dari sebuah pilihan yang masih menimbulkan keraguan, sedang untuk kategori pilihannya tidak terbatas, missal kita bingung untuk milih masuk kampus A atau B, atau sampai milih jodohpun kalau masih ragu maka dianjurkan untuk melakkan shalat istikharah agar dipilihkan jodoh yang terbaik dari Allah.

Dasar Hukum Mengerjakan Shalat Istikharah
Dasar hukum agar kita selalu mengerjakan shalat istikharah ketika akan melakukan suatu urusan adalah dari hadits sahih yang bersumber dari Jabir bin ‘Abdillah r.a. Dia berkata:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَلِّمُنَا الِاسْتِخَارَةَ فِي الْأُمُورِ كُلِّهَا كَمَا يُعَلِّمُنَا السُّورَةَ مِنْ الْقُرْآنِ يَقُولُ إِذَا هَمَّ أَحَدُكُمْ بِالْأَمْرِ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ مِنْ غَيْرِ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ لِيَقُلْ

Rasulullah SAW mengajari kami shalat istikharah dalam setiap perkara atau urusan yang kami hadapi, sebagaimana Beliau mengajarkan kami suatu surat dari al-Qur’an. Beliau berkata: “Jika salah seorang di antara kalian berniat dalam suatu urusan, maka lakukanlah shalat dua rakaat yang bukan shalat wajib, kemudian berdoalah…”. [HR. al-Bukhari].

Dari hadits diatas, Al-Allamah al-qurthubih mengatakan bahwa “ sebagain ulama menjelaskan bahwa tidak sepantasnya bagi setiap hamba yang ingin mengerjakan suatu urusan dunia agar memintak petunjuk dari Allah dengan mendirikan shalat istikharah tersebut. Jadi shalat istikharah adalah sebuah amalan yang biasa dikerjakan oleh seorang muslim yang akan melakukan suatu urusan.

Meski demikian, para ulama sepakat bahwa shalat istikharah bukan termasuk suatu amalan yang wajib dikerjakan, melainkan sebagai amalan yang sangat dianjurkan Hal ini didasarkan pada sabda Nabi Muhammad SAW berbunyi: “maka lakukanlah shalat dua rakaat yang bukan shalat wajib”. Selain itu, pendapat ini juga didasarkan pada jawaban Rasulullah SAW ketika ada seorang laki-laki bertanya tentang Islam. Beliau SAW menjawab: “shalat lima waktu sehari semalam”. Lalu ia tanyakan pada Nabi SAW:
هَلْ عَلَىَّ غَيْرُهَا قَالَ « لاَ ، إِلاَّ أَنْ تَطَّوَّعَ »

“Apakah aku memiliki kewajiban shalat lainnya?” Nabi SAW pun menjawab: “Tidak ada, kecuali jika engkau ingin menambah dengan shalat sunah” [HR. Bukhari dan Muslim].

Manfaat Shalat Istikharah
Karena kita sudah berserah diri kepada Allah, kita sudah mengaduh kepada Allah mengenai pilihan-pilihan yang sulit untuk kita pilih dengan cara shalat istikhara, insya Allah akan dikasih  jawaban dan kelapangan dada dari setiap pilihan yang sudah ditentukan oleh Allah. Berikut manfaat yang akan kita dapat jika kita melakukan shalat istikharah:
  • Menghilangkan keraguan kita dalam menentukan sebuah pilihan.
  • Lebih percaya diri disetiap mengambil keputusan.
  • Insya Allah akan mendapatkan pilihan terbaik karena yang memilih adalah zat maha tahu.
  • Akan dihindarkan dari kesalahan-kesalan yang fatal dalam menentukan pilihan.

Waktu Melaksakan Shalat Istikharah
Shalat istikharah tidak memiliki waktu khusus atau waktu tertentu dalam pengerjaannya, shalat istikharah bisa dilakukan kapan saja baik dikerjakan disiang hari atau dimalam hari, tapi agar cepat dapat hasil dari sholat kita, bagusnya shalat istikharah dikerjakan dimalam hari atau kalau bisa di sepertiga malam, karena Allah pada saat itu turun di langit yang pertama dan kita akan bisa lebih khusyuk dengan suasana yang gelap lagi hening

Jumlah Rakaat Shalah Istikharah
Sperti yang sudah dijelaskan dalam  hadits sahih yang bersumber dari sahabat jabir bin Abdillah diatas, jumlah rakaat dari shalat istikharah adalah 2 (dua) rakaat dan cara pengerjaannya sama sperti sholat fardhu 5 (lima) waktu.

Bacaan Niat Shalat Istikharah
Setiap ibadah mengkin ada yang sama cara pengerjaannya dan hasilnya akan berbedah tergantung niat amal kita, seperti halnya mengerjakan shalat istikharah ini, kalau kita tidak niat shalat istikharah bisa dihitung sebagai amal shalat sunah lainnya. Oleh karena itu niat adalah sesuatu yang penting, dan untuk pengucapan niat shalat istikharah ini bisa di ucapkan dalam hati atau sedikit keras dengan bahasa yang kita kuasai, cukup niatkan ingin shalat istikarah agar mendapat petunjuk dari Allah untuk sebuah pilihan sulit kita.

Untuk temen-temen yang ingin mengucapkan niat shalat istikharah dengan bahasa arab, ini contohnya bacaan niat shalat istikharah.

Bacaan niat shalat istikharah

Bacaan Doa Niat Shalat Istikharah: "Ushalli sunnatal Istikharaati rak'ataini lillahi ta'aala.
Artinya: "Saya berniat shalat sunnat Istikharah dua rakaat karena Allah Ta'ala.

Tata-Cara Mengerjakan  Shalat Istikharah
Setiap hamba yang akan mengerjakan sebuah amal ibadah, maka amal ibadah itu harus ada tuntunan atau contoh dari Rasulullah, karena itu menentukan benar tidaknya ibadah itu, wajib dan tidaknya perbuatan amal itu. Oleh karena itu tata cara shalat istikharah ini akan kita sandarkan langsung, kita akan mencontoh  tata cara shalat istikharah sesuai tuntunan Rasulullah saw.
  1. Membaca  niat shalat istikharah
  2. Takbirotul ikhrom
  3. Untuk rakaat pertama setelah membaca surat  al-fatihah, dianjurkan dengan membaca surat al kafirun.
  4. Ruku', sujud (doa dan cara pengerjaannya seperti shalat pada umumnya)
  5. Kemudian pada rakaat kedua membaca Al-Fatihah,  lalu dianjurkan membaca surat Al-Ikhlas.
  6. Ruku, dan sujud (doanya seperti shalat pada umumnya). 
  7. Salam. 
  8. Sesudah  salam, Kemudian dianjurkan untuk membaca doa seperti yang sudah diajarkan oleh Nabi SAW

Bacaan Doa Setelah Shalat Istikharah
Sesudah kita mengerjakan shalat istikharah kemudian dilanjut dengan dzikir kepada Allah, kita dianjurkan membaca do’a sehabis mengerjakan shalat istikharah dengan do’a dibawah ini:

Lafadz Bacaan Doa Setelah Shalat Istikharah:

Bacaan Doa Setelah Shalat Istikharah

Allaahumma inni astakhiiruka bi’ilmika, wa astaqdiruka biqudratika wa as aluka min fadhlikal azhiim. Fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wata’lamu wa laa a’lamu, wa anta allaamul ghuyuub.
Allaahumma inkunta ta’lamu anna haadzal amra khairun lii fii diinii (keperluan anda) wama’aasyii wa ‘aaqibati amrii, ‘(keperluan anda)  aajili amrii wa aajilihi faqdurhu lii wa yassirhu lii tsumma baarikliifiihi. Wa inkunta ta’lamu anna haadzal amra syarrun lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aaqibatu amrii ‘aajili amrii wa aajilihi fashrif annii washrifni ‘anhu waqdur li (keperluan anda)  khairahaytsu kaana tsumma ardhinii bihi, innaka ‘alaa kulli syai-in qadiir

Artinya:
“Ya Allah hamba memohon agar Engkau memilihkan mana yang baik menurut Engkau Ya Allah. Dan hamba memohon Engkau memberikan kepastian dengan ketentuan-Mu dan hamba memohon kemurahan Engkau yang Besar lagi Agung karena sesungguhnya Engkaulah yang Berkuasa sedang hamba tidak tahu dan Engkaulah yang amat mengetahui segala sesuatu yang masih tersembunyi. Ya Allah, jika Engkau mengetahui, bahwa persoalan ini (Sebutkan masalahnya)........baik bagi hamba, dan baik pula akibatnya bagi hamba, maka berilah perkara ini kepada hamba, dan mudahkanlah ia bagi hamba, kemudian berikanlah keberkahan bagi hamba, dan penghidupan hamba, dan jika tidak baik akibatnya bagi hamba, maka jauhkanlah ini dari hamba dan jauhkanlah hamba dari padanya. Dan jadikan hamba orang yang rela atas anugrah-Mu.”

Hasil atau Jawaban dari Shalat Istikharah
Apakah mimpi kita bisa jadi acuan sebagai jawaban dari shalat sitikharah kita?? Banyak dari kita yang beranggapan bahwa jawaban dari shalat istikharah akan Allah berikan lewat mimpi, jika anda bernggapan kayak gini maka salah besar, mungkin bisa iya jawabannya didapat lewat mimpi, tapi bisa juga tidak. Yang jelas tidak ada dalil yang pasti mengenai kebenaran jawaban dari mimpi itu, karena tidak ada kaitannya antara shalat istikharah dengan mimpi, Syaikh Masyhur Hasan Salman hafizhahullah mengatakan:

Mimpi itu tidak bisa dijadikan acuan hukum fiqih. Karena dalam mimpi setan memiliki peluang besar untuk mempermainkan perannya, sehingga bisa jadi setan menggunakan mimpi untuk mempermainkan manusia. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Mimpi ada 3 macam: dari Allah, dari setan, dan bisikan hati.”
Beliau juga menjelaskan bahwa mimpi tidak bisa menetapkans uatu  hukum, namun hanya sebatas diketahui saja. Dan tidak pula ada hubungan dengan sholat istikharah. Oleh Karena itu, tidak disyaratkan  bahwa setiap istikharah harus diikuti dengan mimpi. Hanya saja, jikalau ada orang yang  sholat istikharah kemudian ia tidur dan bermimpi yang baik, bisa jadi ini merupakan tanda yang baik baginya . Tetapi hasil istiqarah adalah dengan ketetapan hati kepada Allah.

Jawaban dari shalat istikharah akan Allah berikan melalui berbagai perantara, salah satunya bisa lewat perantara mimpi dan bisa lewat perantara-perantara  yang lain, yang jelas insya Allah dengan kita melakukan shalat istikharah akan Allah berikan pilihan yang terbaik bagi hamba yang memintak, Allah akan memantapkan hati hamba dalam memilih pilihannya.

Demikian yang bisa kami bagi buat anda, semoga artikel  yang berjudul “Tata Cara Shalat Istikharah” bisa bermanfaat bagi temen-temen sekalian, dan mudah-mudahan ini bisa jadi amal jariyah kami dengan berbagi artikel yang bermanfaat. 

Untuk temen temen  yang lagi bingung, galau karena lagi berhadapan dengan beberapa pilihan yang sulit untuk kita pilih, kita bisa memakai sarana yang sudah Rasullulah ajarkan yaitu shalat istikharah, kita mintak kepada Allah agar memilihkan yang terbaik buat kita.

Kita masih bingung antara memilih bisnis A atau B? kita bisa mintak bantuan Allah dengan shalat istikarah, bingung ingin masuk fakultas mana? Pilih Kampus mana? Shalat istikharah aja, bahkan sampai bingung  milih jodoh? Langsung saja shalat istikharah mohon petunjuk jodoh langsung dari Allah..

Share ya Jika dirasa bermanfaat, terimakasih.

Jangan lupa kunjungi juga artikel yang bermanfaat lainya dibawah ini:

loading...
Share this on your favourite network

0 comments:

Post a Comment

Email Newsletter

Write For Us

Sayidina Ali r.a:
 ”Ikatlah ilmu dengan menuliskannya.
Imam Syafii:
"bahwa bodoh orang yang memburu kijang liar di hutan, mendapatkan tapi tidak mengikatnya. Begitulah ilmu bila tidak ditulis."
Ashabul Kholifah:
"Ikatlah Kijang liarmu (ilmu) dengan Keyboardmu."
(just kidding)
Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS